Repair Fistel Vesikovagina: Operasi Memperbaiki Kebocoran antara Kandung Kemih dan Vagina

Fistel vesikovagina adalah saluran abnormal yang menghubungkan kandung kemih dengan vagina. Karena ada “kebocoran” ini, air kencing keluar terus-menerus melalui vagina tanpa bisa ditahan. Kondisi ini memang sangat mengganggu, tetapi kabar baiknya: pada sebagian besar kasus, fistel vesikovagina dapat diperbaiki melalui operasi dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Apa itu fistel vesikovagina?

Dalam keadaan normal, kandung kemih (tempat menampung urine) dan vagina adalah dua organ yang terpisah. Pada fistel vesikovagina terbentuk lubang yang menghubungkan keduanya, sehingga urine merembes dari kandung kemih langsung ke vagina. Inilah yang membuat penderita mengeluh “ngompol” terus-menerus yang sulit dikendalikan, berbeda dengan inkontinensia biasa.

Apa penyebabnya?

Penyebabnya bisa berbeda-beda. Beberapa yang utama antara lain:

  • Komplikasi operasi panggul, terutama operasi pengangkatan rahim (histerektomi).
  • Persalinan yang lama atau macet, sehingga jaringan antara kandung kemih dan vagina tertekan terlalu lama.
  • Riwayat radioterapi (penyinaran) pada daerah panggul.
  • Cedera, infeksi berat, atau tumor di daerah panggul.

Gejala yang perlu diwaspadai

Gejala utamanya adalah keluarnya air kencing dari vagina secara terus-menerus, sering kali tanpa rasa ingin berkemih. Pada fistel yang kecil, kebocoran bisa hanya sedikit dan hilang-timbul. Keluhan biasanya muncul beberapa hari sampai beberapa minggu setelah operasi panggul atau persalinan.

Pemeriksaan sebelum operasi

Untuk memastikan diagnosis dan merencanakan operasi, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik, tes pewarna (memasukkan cairan berwarna ke kandung kemih untuk melihat letak kebocoran), serta peneropongan kandung kemih atau sistoskopi. Pencitraan saluran kemih dengan kontras kadang diperlukan untuk menilai posisi dan ukuran fistel.

Bagaimana operasinya dilakukan?

Prinsip operasi adalah menutup lubang fistel secara berlapis sehingga kandung kemih dan vagina kembali terpisah rapat. Operasi dapat dilakukan melalui dua pendekatan utama: lewat vagina (transvaginal) atau lewat perut (transabdominal), tergantung letak, ukuran, dan penyebab fistel. Pada kasus tertentu, dokter menambahkan jaringan sehat sebagai bantalan di antara jahitan untuk memperkuat penutupan. Pemilihan metode dan waktu operasi bersifat individual dan akan didiskusikan oleh dokter sesuai kondisi Anda.

Pemulihan setelah operasi

Setelah operasi, kateter (selang kencing) biasanya dipasang selama beberapa minggu agar jahitan dapat menyembuh tanpa terganggu tekanan urine. Selama masa ini penting menjaga kateter tetap lancar, minum cukup, serta menghindari hubungan seksual dan mengangkat beban berat sesuai anjuran dokter. Dokter akan menjadwalkan kontrol untuk memastikan fistel sudah menutup sebelum kateter dilepas.

Tingkat keberhasilan dan risiko

Bila dikerjakan dengan persiapan yang baik, perbaikan fistel vesikovagina memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, terutama pada operasi perbaikan yang pertama. Seperti tindakan lain, tetap ada risiko seperti infeksi, perdarahan, atau fistel yang kambuh sehingga perlu perbaikan ulang. Risiko ini umumnya lebih tinggi pada fistel akibat radioterapi.

Kapan harus ke dokter?

Segera periksa bila Anda mengalami kebocoran urine dari vagina, terlebih setelah operasi panggul, persalinan sulit, atau radioterapi. Penanganan yang tepat waktu memberi peluang penyembuhan yang lebih baik. Keluhan ngompol lain pada wanita dapat dibaca pada artikel beser dan mengompol pada wanita.


Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Diagnosis dan pilihan tindakan dapat berbeda pada setiap pasien. Silakan berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk penilaian dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.


Comments

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Tanya Urologi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca